Siapa yang bisa menahan godaan roti hangat dengan tekstur renyah di luar dan lembut di dalam? Ya, kita sedang membicarakan Roti Maryam, cemilan legendaris yang sudah dikenal luas di seluruh nusantara. Roti Maryam tidak hanya menjadi pilihan makanan favorit untuk teman ngopi atau teh sore, tapi juga memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Indonesia. Meski tampaknya sederhana, roti maryam menyimpan sejuta kenikmatan yang tidak boleh kamu lewatkan!
Dikenal dengan banyak nama dan variasi, Roti Maryam menjadi cemilan rakyat yang disukai semua kalangan, dari anak-anak hingga orang dewasa. Kalau kamu belum pernah mencoba, maka kamu harus segera mencicipinya! Dalam artikel ini, kita akan mengulas tentang asal-usul roti Maryam, cara pembuatannya, dan mengapa cemilan ini begitu populer. Yuk, simak ulasannya!
Apa Itu Roti Maryam?
Roti Maryam, atau sering disebut juga roti cane atau roti maryam di beberapa daerah, adalah salah satu jenis roti yang dibuat dari campuran tepung terigu, air, garam, dan mentega, yang kemudian dipanggang atau digoreng. Yang membuatnya berbeda adalah proses pemanggangan yang menghasilkan lapisan-lapisan tipis yang berkerut, menciptakan tekstur yang renyah di luar namun tetap lembut di dalam.
Biasanya, roti Maryam disajikan dengan berbagai macam topping atau saus, seperti susu kental manis, sambal, atau kari. Bahkan, banyak orang yang menikmati roti Maryam dengan isian manis, seperti keju, chocolate, atau pisang. Rasanya yang gurih, manis, dan asin menjadi kombinasi yang sangat pas di lidah. Keunikan lainnya adalah cara membuat roti Maryam yang memerlukan keterampilan khusus agar lapisan roti bisa terbentuk dengan sempurna.
Sejarah dan Asal Usul Roti Maryam
Meskipun kita mengenalnya sebagai bagian dari kuliner Indonesia, Roti Maryam sebenarnya berasal dari tradisi kuliner Timur Tengah. Nama “Maryam” sendiri kemungkinan besar berasal dari nama seorang wanita yang menginspirasi resep roti ini. Banyak yang berpendapat bahwa Roti Maryam merupakan salah satu jenis roti canai yang terkenal di negara-negara seperti Malaysia dan Singapura, sebelum akhirnya menyebar ke Indonesia.
Roti Maryam masuk ke Indonesia bersama para pedagang atau imigran dari India dan Timur Tengah. Oleh karena itu, tidak jarang kita temui Roti Maryam di banyak kedai makanan India atau kedai roti yang biasa menjual makanan tradisional khas Timur Tengah.
Cara Membuat Roti Maryam yang Lezat
Salah satu hal yang menarik dari Roti Maryam adalah proses pembuatan adonannya. Biasanya, adonan Roti Maryam dibuat dengan cara yang cukup sederhana, tetapi memerlukan teknik khusus agar roti dapat memiliki lapisan-lapisan yang tipis dan kenyal. Berikut adalah cara membuat Roti Maryam yang bisa kamu coba di rumah!
Bahan-Bahan:
- 250 gram tepung terigu protein sedang
- 1 sendok makan gula pasir
- 1 sendok teh garam
- 1 sendok makan minyak goreng
- 100 ml air (atau sesuai kebutuhan)
- 50 gram mentega (untuk olesan)
- 1 butir telur (opsional, untuk membuat roti lebih lembut)
Langkah-Langkah Membuat Roti Maryam:
- Campurkan Bahan Kering: Campurkan tepung terigu, gula, dan garam dalam wadah besar.
- Tambahkan Minyak dan Air: Masukkan minyak goreng dan air sedikit-sedikit. Aduk hingga adonan tercampur rata.
- Uleni Adonan: Uleni adonan hingga elastis dan tidak lengket. Diamkan adonan selama 30 menit dengan menutupnya menggunakan kain bersih.
- Bagi Adonan: Setelah adonan didiamkan, bagi menjadi beberapa bola kecil (sesuai ukuran yang diinginkan).
- Ratakan Adonan: Ambil satu bola adonan, pipihkan dengan tangan hingga tipis, sambil menambahkan sedikit minyak agar adonan tidak lengket.
- Buat Lapisan: Setelah pipih, mulailah menggulung adonan dengan cara menggulung dari ujung, kemudian gulung lagi seperti bentuk tabung.
- Panggang atau Goreng: Setelah itu, panggang adonan di atas teflon atau wajan anti lengket yang sudah dipanaskan. Oleskan mentega di atasnya agar roti Maryam terasa gurih dan tidak kering. Goreng hingga bagian luar roti berwarna kecoklatan dan renyah.
- Sajikan: Angkat dan sajikan roti Maryam dengan susu kental manis, sambal, atau kari. Terserah kamu! Nikmati!
Kenapa Roti Maryam Begitu Populer?
Roti Maryam bisa dibilang adalah makanan serba bisa. Dari camilan ringan hingga makanan berat, roti Maryam mampu menyesuaikan diri dengan banyak pilihan lauk atau topping. Berikut beberapa alasan mengapa roti Maryam sangat populer:
-
Harganya Terjangkau
Roti Maryam adalah camilan yang sangat terjangkau dan mudah didapatkan di banyak pasar atau kedai-kedai pinggir jalan. Biasanya, roti Maryam dijual dengan harga yang murah meriah, tapi rasanya tidak kalah dengan hidangan mahal lainnya. -
Praktis dan Mudah Ditemui
Banyak warung atau kedai yang menjual roti Maryam sebagai menu utama atau sekadar camilan untuk dinikmati bersama teh atau kopi. Roti ini bisa dimakan dengan tangan sehingga sangat praktis untuk dibawa kemana saja. -
Bergizi
Roti Maryam mengandung banyak karbohidrat dari tepung terigu, serta sedikit protein dari telur dan mentega yang menambah nilai gizinya. Ditambah dengan bumbu dan isian lainnya, hidangan ini memberikan kenikmatan sekaligus gizi yang cukup baik. -
Versatilitas Rasa
Roti Maryam bisa disajikan dengan topping manis seperti susu kental manis, selai cokelat, atau kelapa parut, atau dengan topping gurih seperti keju, daging, atau kari. Perpaduan rasa manis, gurih, dan pedas pada satu hidangan membuat roti Maryam cocok untuk semua selera.
Kesimpulan – Roti Maryam, Cemilan Rakyat yang Menggoda
Roti Maryam mungkin terlihat sederhana, tetapi kenikmatannya tidak bisa dianggap remeh. Sebagai cemilan tradisional, ia telah menjadi favorit masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan. Dengan rasa yang gurih, pedas, atau manis, roti Maryam bisa disesuaikan dengan selera masing-masing dan menjadi teman terbaik di setiap momen spesial.
Jadi, kalau kamu belum pernah mencicipi roti Maryam, yuk segera coba dan rasakan sensasi kenikmatan dalam setiap gigitan!